Kampung Dedaun

Masjid Raya Baiturrahman

Kampong Dedaun, Tidak terdapat gugusan batu raksasa, namun hamparan savana biru hijau lautan sejauh mata memandang Keindahan pantai nan eksotis. inipemandangan teluk yang tenang dan pasir pantai yang halus. Tempat pemberhentian yang sempurna, surga sederhana di kampung dedaun. Disini juga anda bisa bermain kano sambil menunggu matahari terbenam.

(Sumber : Belitung Tourism)

Advertisements

Tanjung Binga

Masjid Raya Baiturrahman

Tidak jauh dari Pantai Bukit Berahu, terdapat sebuah perkampungan nelayan yang bernama Tanjung Binga. Kampung yang berada persis di pantai yang bernama sama ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Sijuk. Melintasi kampung ini, pengunjung akan disajikan pemandangan ikan-ikan yang menjadi hasil tangkapan nelayan yang sedang dijemur di pinggir-pinggir jalan. Selain itu, keramahan penduduk kampung membuat pengunjung akan merasa nyaman saat mampir ke kampung yang menjadi penghasil ikan asin terbesar di Belitung ini. Tanjung Binga dihuni oleh sekitar 100 kepala keluarga. Para penghuni kampung ini bukanlah warga asli Belitung. Mereka adalah warga pendatang yang berasal dari Bugis, Sulawesi Selatan.

(Sumber : Indonesia Kaya)

Desa Gantung

Masjid Raya Baiturrahman

Desa Gantung ( atau Gantong menurut dialek lokal) terletak di Kec. Gantung Kab Belitung Timur. Di Novel lascar pelangi menceritakan tempat dimana Lintang dan kawan kawan bersekolah. Salah satu yang menarik dari laskar pelangi adalah mengunjungi bangunan SD nya. yang digunakan untuk syuting film Laskar Pelangi. Disini juga berdiri sebuah Museum Kata. Isi dalam museum kata adalah menceritakan melulu guratan tulisan kata sang ‘empu’ tetralogi Laskar Pelangi, Andrea Hirata. Seluruh dinding ruangan rumah ditempelkan tulisan kata-kata yang di-figura, dari mulai Laskar Pelangi dalam novel dan filmya hingga kata-kata tentang Laskar Pelangi hingga informasi tentang buku-buku tersebut yang diterjemahkan dalam puluhan bahasa dan kata diseluruh dunia.

(Sumber : Belitung Tourism)

Pantai Tanjung Kelayang

Masjid Raya Baiturrahman

Pantai Tanjung Kelayang merupakan salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi, selain Pantai Tanjung Tinggi. Di sana terdapat hamparan pasir putih dan bebatuan granit besar. Pemandangannya sungguh dahsyat. Sejauh mata memandang, yang terlihat hanyalah birunya air laut, jernih pula. Pasir di sepanjang Pantai Tanjung Kelayang putih berseri, halus bak tepung terigu. Pada tahun 2011 yang lalu, pantai ini dijadikan lokasi perhelatan Sail Wakatobi Belitong, sejumlah yatch dunia pernah singgah di sini. Dibagian ujung pantai, pemandangan juga tak kalah menakjubkan. Bisa berjalan-jalan di atas pasirnya yang putih, menuju ujung tanjung, batu-batu granit saling bertumpukkan, menyajikan pemandangan Pantai Tanjung Kelayang yang kian membuat kita melayang. Dari bebatuan ini, kita dengan leluasa bisa menyaksikan pulau-pulau cantik yang tersusun sejauh mata memandang. Pulau-pulau itu masih asri terjaga, tampak hijau dari kejauhan.

(Sumber : Belitung Tourism)

Pulau Pasir

Masjid Raya Baiturrahman

Tidak jauh dari lokasi pantai tanjung kelayang, terdapat salah satu pulau unik yang hanya bisa dikunjungi pada saat air laut sedang surut. Pulau Pasir namanya. Pulau Pasir adalah salah satu tempat wisata unik yang terdapat di Belitung. Pemandangan di sekitarnya sangat indah karena lokasi pulau ini terletak di antara beberapa pulau yang berdekatan satu sama lain. Di pulau pasir ini selain bisa bermain-main dengan pasir putih yang lembut, pengunjung bisa berfoto bersama dengan bintang laut yang banyak terdapat diperairan sekitar pulau ini. Bintang laut adalah binatang spesial penghuni pulau pasir. Bintang Laut ini tidak menggigit ataupun mengeluarkan racun sehingga tidak membahayakan pengunjung yang ingin berfoto sambil memegangi makhluk cantik ini.

(Sumber : Belitung Tourism)

Pulau Burung

Masjid Raya Baiturrahman

Adalah salah satu tempat wisata terindah di Belitung. Di pulau ini terdapat bebatuan granit yang besar berbentuk seperti burung yang sedang mengerami telurnya. Di antara bebatuan granit yang menyerupai burung tersebut, didalamnya terdapat telaga yang sangat indah yang bisa di jumpai pada saat air surut, bebatuan tersebut bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki jika air sedang surut. Pulau ini merupakan tempat wisata yang layak untuk dijadikan tempat berlama-lama menikmati tenangnya suasana pantai. Di sisi lain pulau ini terdapat perairan laut yang jernih dengan dasar laut pasir putih halus yang dangkal. Anda bisa bebas bermain di laut jernih dengan dasar pasir putih yang halus ini. Pulau Burung ini bisa ditempuh dalam waktu 20 menit dari Desa Tanjung Binga.

(Sumber : Belitung Tourism)

Pulau Lengkuas

Masjid Raya Baiturrahman

Adalah salah satu primadona pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pulau ini merupakan satu dari ratusan pulau yang mengelilingi Pulau Belitung. Daya tarik utama di pulau ini adalah sebuah mercusuar tua yang dibangun oleh pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1882. Hingga saat ini, mercusuar tersebut masih berfungsi dengan baik sebagai penuntun lalu lintas kapal yang melewati atau keluar masuk Pulau Belitung. Secara spesifik, lokasi dari Pulau Lengkuas ini berada di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Keindahan panoramanya yang dihiasi dengan banyaknya batu granit yang unik, pasir putih dan air laut yang jernih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Belitung. Pulau kecil yang bisa dikelilingi dalam waktu 20 menit ini, Karena Pulau Lengkuas tidak terlalu luas, untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan, pengunjung disarankan untuk membawa persediaan air minum/air tawar serta selalu membawa pulang kembali sampah yang dihasilkan selama beraktivitas si Pulau, untuk di buang di tempat sampah di daratan Pulau Belitung.

(Sumber : Wikipedia)